Sabtu, 28 Desember 2013

The Last day

hari ini hari terakhiiir..., saya tinggal dan menetap di kota Malang, insyaaAllah.

finally after 4 years living here. the day has come, when i have to come back to my hometown : sidoarjo ^^
bukannya gak bakalan ke malang lagi sih, pasti masih ke malang juga, tp secara domisili sudah di sidoarjo. 

banyak hal yang dialami, gak semuanya indah, lancar, penuh tawa dan mudah. namun insyaa Allah semua mengandung hikmah. kembali teringat doa saya dulu, waktu menanti hasil snmptn, 

"semoga diterima di universitas yang baik untuk agama saya, dan sesuai dengan bakat dan minat"

Alhamdulillah, Allah mengabulkan, dipertemukan dengan keluarga besar aktivis dakwah Universitas Brawijaya. bertemu dengan orang-orang luar biasa. pun disini juga bisa ketemu sama penulis-penulis favorit saya, yang selama SMA buku-bukunya setia menemani saya 'berproses'. Salim A. Fillah, Asma Nadia. yang belum keturutan satu penulis lagi : Kang Abik, penulis buku bersejarah dalam hidup saya : Ayat-ayat cinta. Insyaa Allah bisa ketemu ntar jika ada kesempatan. *berharap

terlalu banyak cerita dan kenangan kalau mau dijelaskan satu per satu. namun yang pasti saya bersyukur sekali dapat kuliah disini. ketemu toon'z family, temen-temen LKI, UAKI, KAMMI, An-Nahl Family. semuanya deh. perjuangan gak berakhir sampai disini. Amanah selanjutnya menanti, tetap semangat meraih mimpi (9^O^)9

*bersiap berkemas

Diawal kita bersua,
mencoba untuk saling memahami.
Keping-keping di hati terajut dengan indah,
rasakan persaudaraan kita.

Dan masa-pun silih berganti,
ukhuwah dan amanah tertunaikan.
Berpeluh suka dan duka,
kita jalani semua semata-mata harapkan ridho-Nya.

Sahabat, tibalah masanya,
bersua pasti ada berpisah.
Bila nanti kita jauh berpisah,
jadikan rabithoh pengikatnya,
jadikan do'a ekspiresi rindu.
Semoga kita bersua di surga.

Dan masa-pun silih berganti,
ukhuwah dan amanah tertunaikan.
Berpeluh suka dan duka,
kita jalani semua,
semata-mata harapkan ridho-Nya.

Sahabat, tibalah masanya,
bersua pasti ada berpisah.
Bila nanti kita jauh berpisah,
jadikan rabithoh pengikatnya,
jadikan do'a ekspiresi rindu.
Semoga kita bersua di surga
-Senandung Ukhuwah (sigma)-

Rabu, 25 Desember 2013

*DO'A*

Ya ALLAH,
berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.
Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya.
Engkau pencipta dan pelindungnya

Ya ALLAH,
perbaiki hubungan antar kami
Rukunkan antar hati kami
Tunjuki kami jalan keselamatan
Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang
Jadikan kumpulan kami jama'ah orang muda yang menghormati orang tua
Dan jama'ah orang tua yang menyayangi orang muda
Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman
Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian

Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar
Wahai yang menyambung segala yang patah
Wahai yang menemani semua yang tersendiri
Wahai pengaman segala yang takut
Wahai penguat segala yang lemah
Mudah bagimu memudahkan segala yang susah

Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran
Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak
Engkau Maha Tahu dan melihatnya

Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu
Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu
Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur
Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus
Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami
Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami
Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami
Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara
Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana kepada kami
"ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih"

Ya ALLAH,
kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu
Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu
Berlaku pasti atas kami hukum-Mu
Adil pasti atas kami keputusan-Mu

Ya ALLAH,
kami memohon kepada-Mu
Dengan semua nama yang jadi milik-Mu
Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu
Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu
Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu
Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib
Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur'an yang agung
Sebagai musim bunga hati kami
Cahaya hati kami
Pelipur sedih dan duka kami
Pencerah mata kami

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Nuh dari taufan yang menenggelamkan dunia
Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Ibrahim dari api kobaran yang marak menyala
Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Musa dari kejahatan Fir'aun dan laut yang mengancam nyawa
Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Isa dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana
Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatuwassalam dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat, pasukan sekutu Ahzab angkara murka
Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Yunus dari gelap lautan, malam, dan perut ikan
Ya ALLAH,
yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya
Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya
Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara

Ya ALLAH,
begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa
Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia
Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka
Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya

Ya ALLAH,
jangan kiranya Engkau cegahkan kami dari kebaikan yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami

Ya ALLAH,
ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami
Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri

Ya ALLAH,
jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu
Muhammad SAW di padang mahsyar nanti
Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu
Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab
Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis
dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati,
ummatku ummatku

Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan demi perjuangan
Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera
Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan

Ya ALLAH,
dengan kasih sayang-Mu Engkau kirimkan kepada kami da'i penyeru iman
Kepada nenek moyang kami penyembah berhala
Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da'wah
Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran
Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini
Kepada generasi berikut kami
Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini
Dengan sikap malas dan enggan berda'wah
Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa

(K.H. Rahmat Abdullah)

Senin, 23 Desember 2013

Edensor

Jadi ingat dulu saya ingin mengunjungi edensor village,
3 buku karya andrea hirata yang turut membangkitkan semangat menggapai mimpi di akhir SMA (seri terakhirnya belum baca,hehe). Sekarang saat gelar sarjana sudah ditangan, nampaknya perlu kembali menengok ke impian-impian masa lalu. Semoga Allah memberi kesempatan untuk mewujudkannya, semoga tekat dan usaha ini terus terpompa hingga mampu berikhtiar menjemput cita.
yang baca, doain yah :)

































































































Minggu, 01 Desember 2013

perspektif masalah



Hidup memang kumpulan masalah, namun tak semua manusia menjalaninya dengan tertekan atau menderita. kenapa? mungkin  karena sudut pandang manusia yang berbeda.
melelahkan jika pandanganmu melulu pada perguliran masalah yang datang dan berlalu, lebih menyesakkan lagi saat diamati dan dirasa tiap duka dan luka yang menimpamu.
maka solusinya bukan meninggalkan masalah, karena berarti kita meninggalkan ‘hidup’ sendiri, tetapi, lebih mudah dari itu, hanya alihkan saja pandanganmu, bukan pada masalah, duka, atau luka yang menimpamu. tapi pada titik akhir tujuanmu, dan titik awal niatmu.
Ya, tetaplah tatap 2 titik itu, sucinya niat awal untuk bakti pada Tuhanmu dan manisNya balasan dan cinta kasih dariNya karena baktimu. Maka lelah, tangis dan luka takkan begitu terasa, berganti harap dan bayang akan karuniaNya
:)
"Kadangkala, kita memang butuh sendiri, meresapi hembusan angin malam, menatap bintang di langit, memejamkan mata, dan berbisik pelan, "Tuhan, tuntunlah aku untuk selalu berada di jalanMu. apapun keadaannya" (Wisma Byzantium)