Sabtu, 23 September 2017

Saat aku menuliskannya

Saat aku menulis kalimat-kalimat yang terlihat sok bijak. Kadang, aku bukan sedang menceramahi dirimu, justru aku sebenarnya sedang menguatkan diriku sendiri.
Saat aku menulis kalimat-kalimat galau. Bukan selalu aku sedang terpuruk, aku hanya sedang menikmati proses yang pernah kulalui. Hanya menghibur diri.
Saat aku menulis kalimat-kalimat yang terkesan garing, memaksakan terlihat lucu. Aku bukan sedang mencoba membuatmu tertawa, aku hanya sedang berusaha menertawakan diriku sendiri.
Tulisan-tulisan itu kadang kusampaikan untuk menampar diriku sendiri. Untuk menghibur diriku sendiri. Meski aku kadang terlihat seperti mengatakan pada orang lain. Aku hanya sedang mencoba, mendengarkan diriku seolah-olah mendengarkan orang lain.
–boycandra

Sabar

Sabar  arti harfiahnya adalah "menahan".
Memiliki sabar berarti bisa menahan diri dari melakukan sesuatu yang tidak disukai atau di ridhoi-Nya. Pada saat-saat sulit, sabar berarti tidak mengeluh, tidak memikirkan pemikiran negatif tentang-Nya, dan tidak berhenti menyembah Dia dan malah berlindung pada hal-hal lain.

Pada saat mudah, sabar berarti menahan diri dari menggunakan rahmat-Nya untuk tidak menaati-Nya. hal ini juga berarti untuk terus menyembah-Nya dengan tekun seperti saat kita di masa-masa sulit, bukan malah terlena dalam waktu dan kemudian membuat kita berpuas diri dan malas kembali taat pada-Nya.

Memiliki sabar berarti teguh. Terlepas dari apa yang diberikan hidup pada kita, jika kita memiliki sabar, kita akan terus mematuhi dan menyembah-Nya, menahan diri dari melakukan hal-hal yang mengecewakan-Nya.

(From tumblr)


*sabar....masih harus terus belajar (T-T  )

"I think the reason we get impatient, stop, and give up is because we want to get paid. But it isn’t Pay Day yet".
— Yasmin Mogahed

Kamis, 17 Agustus 2017

Cinta adalah jalan ketaatan





Cinta itu bukan tujuan, tapi salah satu alat untuk mencapai tujuan. Sebab bila cinta sudah dijadikan sebagai tujuan ia pasti akan tersesat sebab salah tujuan


Semua akan indah bila dihiasi dengan cinta, tapi cinta itu sendiri harus terangkai dalam bingkai yang benar, dengan cara yang benar, dan dengan tujuan yang hakiki

Bila hanya mencinta maka hewan juga punya, manusia mana juga bisa, tak perlu iman untuk mencintai tak perlu ilmu untuk memiliki rasa cinta, sebab cinta hanya alat

Tapi memahami arah cinta, cara mencinta, itu semua perlu ilmu, perlu pemahaman yang benar tentang tujuan hidup. Bila sudah begitu, barulah cinta jadi punya arti

Hidup hanya sementara, dan kita tahu semua akan berakhir, apakah dunia yang lebih dulu berakhir atau kita yang duluan pergi, setelah itu ada kehidupan lagi

Yang berpikir takkan mampu menafikkan keberadaan Allah dan kebenaran Islam. Maka tujuan hidup bagi yang beriman sudah pasti, mereka senantiasa mencari ridha Allah

Maka cinta hanyalah satu alat yang Allah berikan pada manusia agar manusia bisa mendapatkan ridha-Nya, cinta baru akan hakiki dan berarti bila ditujukan kesana

Lalu ada yang menagatasnamakan cinta untuk maksiat, jadikan cinta diatas ketaatan, jadikan cinta sebagai alasan untuk melanggar perintah Allah, ini keliru

Sebagaimana mobil bisa mengantarkan kita menuju tujuan, cinta adalah alat yang mengantarkan kita menuju ridha Allah, bagaimana bisa alat lebih utama dari tujuan?

Jangan bilang cinta bila itu melanggar perintah Allah, sebab dengan mudah Allah cabut cinta itu lalu berganti penyesalan, tak ada cinta bila tanpa ketaatan pada Allah

Latihlah cinta agar mau tunduk pada ketaatan, maka Allah Sang sumber cinta akan melimpahkan padamu cinta-Nya, hingga engkau akan mengetahui hakikat cinta ☺☺

- Felix Siauw -

Minggu, 06 Agustus 2017

BFF



Tidak semua yg tersenyum pada kita itu teman, dan tidak semua yang menyakiti kita itu musuh.
Tidak semua yang bermanis-manis ria kepada kita itu sahabat, dan tidak semua yang berkata tegas, terasa jleb, sakit itu lawan.
Poin dari nasehat lama ini bukan menyuruh kita agar suuzon dengan orang-orang; melainkan agar kita paham, bahwa sesuatu yang kita sukai belum tentu baik bagi kita, pun sebaliknya, sesuatu yang kita benci, boleh jadi sangat baik bagi kita.
-Tere Liye-

Sahabat sejati memang bukan mereka yang hanya mau membela saat kita benar, tapi juga meluruskan saat kita salah.
Alhamdulillah,, puji syukur pada Allah yang telah menganugerahkan saya begitu banyak sahabat yang mau bersabar berteman dengan saya selama ini 😅
Alhamdulillah, mereka juga tidak pelit memberikan saran dan teguran saat saya mulai melenceng. 
Dari yang pakai bahasa halus macam "afwan ya ukht, jangan tersinggung tapi menurut ana anti itu begini dan begitu...."
Sampai yang bahasa tanpa perlu difilter macam "duh...ancen yoh butuh kesabaran berteman denganmu iki. Ish!" 😂😂😂
Tapi percayalah apa-apa yang mereka utarakan itu memang benar adanya untuk kebaikan saya. Mau apapun bentuk bahasanya tapi maksudnya kan sama : because i care about you so i want you to be better *ciyee

Jika padamu ada kawan baik yg membantu ketaatan, 
Genggamlah erat dia di tangan. Sebab memperoleh sahabat sebenarnya amatlah sukar, adapun berpisah sangatlah mudah"
-Asy Syafi'i

Saranghae chinguya~ 🙆🙆🙆